narasitimor.com || Aliansi Rakyat Anti Korupsi (ARAKSI) melontarkan kritik keras terhadap pengelolaan Program Nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) di Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS).
Kritik tersebut disampaikan langsung Ketua Umum ARAKSI, Alfred Baun, SH, didampingi pengurus ARAKSI, Maci Selan, dalam jumpa pers yang digelar di Aula Hotel Jatih Asih, Kota Soe, TTS, Selasa 24/02/2026.
Dalam keterangannya, Alfred menyoroti pelaksanaan program MBG yang dinilai tertutup oleh pihak Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten TTS bersama seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang telah beroperasi.
“SPPG ditempatkan oleh negara, tetapi pengelolaannya di NTT, khususnya TTS, justru tertutup. Saya menduga ada larangan bagi media dan kontrol publik lainnya untuk masuk ke dapur, sehingga menimbulkan kecurigaan adanya fakta-fakta yang ditutupi,” ujar Alfred.
Menurutnya, BGN maupun SPPG tidak seharusnya membatasi akses media dan publik untuk mengetahui setiap tahapan pengelolaan program MBG.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NarasiTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
