Dalam kesempatan tersebut, petugas mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak panik menghadapi situasi pascagempa. Warga juga diingatkan untuk memastikan pintu dan jendela rumah telah terkunci dengan baik sebelum meninggalkan rumah untuk mengungsi.
Petugas turut mengingatkan masyarakat agar segera menuju titik kumpul atau lokasi pengungsian yang aman apabila terjadi gempa susulan serta segera melaporkan kepada kepolisian apabila menemukan hal-hal mencurigakan di lingkungan sekitar.
Kapolres Ende AKBP Yudhi Franata, S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla menegaskan bahwa pengamanan masyarakat dan harta benda warga menjadi salah satu perhatian Polres Ende selama masa tanggap bencana.
“Pasca-kejadian gempa bumi yang melanda Flores, khususnya di Ende, fokus kami bukan hanya pada penanganan dampak bencana, tetapi juga memastikan keamanan harta benda warga yang terpaksa mengungsi,” ujar Kapolres Ende.
Menurutnya, banyak warga memilih melakukan pengungsian mandiri sehingga rumah mereka untuk sementara dalam keadaan kosong. Kondisi tersebut perlu diantisipasi agar tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
“Oleh karena itu, saya menginstruksikan Satuan Samapta Polres Ende untuk meningkatkan intensitas Patroli Presisi, khususnya pada jam-jam rawan dan menyasar pemukiman warga di wilayah perkotaan seperti di Ende Utara dan Ende Selatan. Langkah ini kami ambil untuk mencegah terjadinya gangguan kamtibmas, khususnya tindak pidana pencurian di rumah-rumah kosong,” tegasnya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NarasiTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
