Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Gibran Resmi Buka Festival Paskah Pemuda GMIT 2026, Gubernur NTT Tekankan Kedamaian dan Pembangunan Berkelanjutan 

Avatar photo
Reporter : Yan Bere Editor: Redaksi
Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena

Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan bahwa NTT dikenal sebagai “Nusa Terindah Toleransi”, di mana keberagaman suku, agama, dan budaya hidup harmonis dalam semangat saling menghormati.

Ia juga menyinggung bahwa lokasi yang sama sebelumnya menjadi tempat pelaksanaan pawai takbiran, sebagai simbol kuatnya kerukunan antar umat beragama.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

“Semangat Paskah hendaknya membawa damai sejahtera dalam keluarga, masyarakat, dan negara, sekaligus menginspirasi kita membangun NTT yang maju, sehat, cerdas, sejahtera, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Baca Juga :  Ditpolairud Polda NTT Amankan Prosesi Laut Galilea di Teluk Kupang

Gubernur turut mengapresiasi peran aktif Pemuda GMIT dalam membangun kehidupan sosial, memperkuat karakter generasi muda, serta menanamkan nilai kasih dan toleransi.

Sebelumnya, Ketua Sinode GMIT, Samuel Pandie, menegaskan bahwa Paskah merupakan kesaksian iman yang harus diwujudkan dalam kehidupan sosial.

Baca Juga :  Koor Lingkungan St. Fransiskus Asisi Kuluoan Semarakkan Perayaan Paskah di Gereja Salib Suci Weoe

Dia juga mengajak semua pihak memberi perhatian pada berbagai persoalan di NTT seperti stunting, kekerasan, perlindungan buruh migran, HIV/AIDS, serta tantangan di wilayah 3T.

Pesan damai lintas agama turut disampaikan oleh Romo Dus Bone yang mengajak masyarakat memandang perbedaan sebagai anugerah Tuhan, memperkuat solidaritas, serta menjaga persatuan dan toleransi.

Baca Juga :  Kupang Bersiap! Gubernur NTT Finalisasi Sambutan Kapal Pesiar Oceania Vista

Rangkaian kegiatan ditutup dengan penyerahan Obor Perdamaian dari Wakil Presiden kepada Pemuda GMIT, serta pembukaan resmi festival melalui seremoni simbolis pemanggulan salib Paskah.

Festival ini menjadi momentum penting untuk memperkuat nilai iman, persaudaraan, serta komitmen bersama dalam membangun Nusa Tenggara Timur sebagai daerah yang damai, toleran, dan sejahtera.***

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NarasiTimor.Com

+ Gabung

  • Bagikan