Mereka meminta Kepala Dinas Pendidikan Kota Tual serta Camat Tayando Tam dicopot dari jabatannya karena dianggap tidak mampu menyelesaikan persoalan yang terjadi di SDN 25 Kota Tual.
Tak hanya itu, pihak SEMPPAT turut mempertanyakan keberadaan sejumlah fasilitas sekolah. Mereka meminta penjelasan terkait mobiler SDN 25 Kota Tual yang disebut telah dialihkan, serta beberapa unit komputer sekolah yang hingga kini belum diketahui keberadaannya.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada Klarifikasi dari Kepala SDN 25 Kota Tual, Dinas Pendidikan Kota Tual, maupun pihak Kecamatan Tayando Tam terkait tuntutan dan tudingan yang disampaikan dalam aksi tersebut.****
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NarasiTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
