Direktur PERUMDA Air Minum Kabupaten Timor Tengah Selatan, Steven Tafui, SP, kepada wartawan di ruang kerjanya pada Selasa, 26 Mei 2026 mengatakan, jumlah pelanggan Sambungan Rumah (SR) yang terdampak mencapai sekitar 2.500 rumah pelanggan.
“Kerusakan ini murni akibat bencana longsor yang terjadi di beberapa titik jaringan perpipaan. Saat ini tim teknis terus bekerja melakukan perbaikan agar pelayanan air bersih kembali normal,” ujarnya.
Sementara itu, Kasubag Perencanaan PERUMDA TTS, Yufen Tallo, ST, menjelaskan bahwa pihaknya menargetkan seluruh proses perbaikan dapat diselesaikan pada 29 Mei 2026 mendatang.
“Kami optimis pekerjaan perbaikan bisa selesai sesuai target, asalkan kondisi cuaca mendukung dan tidak ada hambatan tambahan di lapangan,” katanya.
Manajemen PERUMDA Air Minum Kabupaten TTS juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat pelanggan yang terdampak atas terganggunya pelayanan air bersih tersebut.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NarasiTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









