“Permintaannya sangat banyak, petani belum bisa penuhi semua,” ujar Gili Jenadi, petani asal Kelurahan Bangka Leda, Kecamatan Langke Rembong, Sabtu (21/2).
Ia mengaku bersyukur karena kini hasil panennya terserap dengan baik dan tidak lagi terbuang percuma.
Melihat peluang pasar yang terbuka lebar, Gili mulai memperluas komoditas tanamannya.
Ia memulai dengan buncis sesuai kebutuhan dapur SPPG, dan hasilnya langsung habis dibeli.
“Pada 2025 saya menanam sekitar 3.000 pohon buncis, dan semuanya terserap untuk MBG,” katanya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NarasiTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
