Beliau juga menambahkan bahwa sekolah pada prinsipnya bukan hanya menjadi tempat belajar secara akademik, tetapi juga wadah untuk membentuk karakter siswa agar memiliki jiwa toleransi, kepedulian sosial, dan semangat berbagi kepada sesama.
Sementara itu, Wakasek dalam sambutannya menyampaikan bahwa perayaan Idul Adha tahun ini mengusung tema “Ketaatan, Ketundukan kepada Yang Maha Kuasa, Kepedulian Sosial, dan sebagai Bentuk Kebersihan Diri.”
Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, Ketua Panitia Ahmad Royan Rozukin bersama seluruh panitia qurban berhasil menghimpun hewan qurban berupa sapi dan kambing untuk disembelih dan dibagikan kepada masyarakat.
Hewan qurban sapi merupakan sumbangan dari pihak sekolah, sedangkan kambing berasal dari kontribusi siswa-siswi muslim.
Menariknya, kegiatan ini juga melibatkan guru non muslim dan masyarakat sekitar lingkungan SMANTIQ yang turut berpartisipasi dalam seluruh rangkaian acara.
Hal tersebut menjadi gambaran nyata semangat toleransi dan persaudaraan antarumat beragama di lingkungan sekolah.
Melalui perayaan qurban ini, SMA Negeri 3 Kupang berharap dapat mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki nilai religius, sosial, serta semangat kemanusiaan yang tinggi.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NarasiTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









