Samuel menegaskan bahwa hasil audiensi tersebut akan menjadi masukan penting bagi Komisi II DPRD TTS untuk dibahas dalam rapat bersama mitra kerja DPRD, termasuk Dinas Perindagkop dan BUMN.
“Hasil audiensi hari ini menjadi masukan penting untuk kami di Komisi II. Nanti akan kami bawa dalam rapat-rapat dengan mitra kerja DPRD, Dinas Perindagkop dan BUMN,” ujarnya.
Perwakilan Yayasan CIS Timor Indonesia melalui pematerinya, Toni Eluama, menjelaskan bahwa audiensi tersebut bertujuan menyampaikan aspirasi kelompok perempuan dan kelompok rentan terkait dukungan kepemimpinan perempuan, pengembangan energi terbarukan, serta peningkatan dan pengembangan kelompok UMKM.
Menurut Toni, pihaknya juga melakukan pitching kelompok UMKM berbasis energi terbarukan di hadapan anggota DPRD agar mendapat dukungan pengembangan usaha.
Toni berharap audiensi tersebut menjadi langkah awal terbangunnya sinergi antara CIS Timor dan Komisi II DPRD TTS dalam mempercepat pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
“Kami berharap audiensi ini menjadi awal sinergi antara Komisi II DPRD TTS dan CIS Timor dalam mempercepat pembangunan inklusif di Timor Tengah Selatan,” ungkapnya.
Pertemuan tersebut ditutup dengan komitmen bersama untuk memperjuangkan dukungan kebijakan dan program yang berpihak pada perempuan, kelompok rentan, serta pengembangan UMKM dan energi terbarukan di wilayah TTS.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NarasiTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
