Ketua DPC GMNI Kupang, Jacson Marcus, menyampaikan bahwa aksi sosial ini merupakan bentuk nyata kesadaran kader terhadap kondisi sosial masyarakat.
“Penderitaan kaum Marhaen adalah penderitaan seluruh kader GMNI. Kami hadir sebagai Pejuang Pemikir dan Pemikir Pejuang untuk memberikan kontribusi nyata,” ujarnya.
Ia menjelaskan, melalui koordinasi intens dengan pihak pengelola dan keluarga pasien, GMNI melihat bahwa para pasien tidak hanya berjuang melawan penyakit, tetapi juga menghadapi keterbatasan ekonomi selama menjalani pengobatan.
“GMNI memang tidak bisa langsung menyembuhkan penyakit atau memenuhi semua kebutuhan mereka. Namun, kehadiran kami diharapkan dapat sedikit meringankan beban pasien dan keluarga pendamping,” tambahnya.
Selain menyalurkan bantuan logistik, para kader GMNI juga menyempatkan diri berdialog dengan pasien, memberikan dukungan moral agar tetap semangat dalam menjalani proses penyembuhan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NarasiTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









