Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

LLDIKTI XV Diduga Tak Transparan, Mahasiswa STIKES Nusantara Kupang Siap Aksi Besar

Avatar photo
Reporter : Erick Hello Editor: Redaksi
BEM STIKES Nusantara Kupang menilai klarifikasi Kepala LLDIKTI Wilayah XV Adrianus Amheka tidak menjawab substansi persoalan.

Selain menyoroti persoalan tersebut, mahasiswa juga mempertanyakan sikap LLDIKTI Wilayah XV terkait tindakan mengeluarkan Ketua STIKES Nusantara Kupang, Albert Tulle, dari grup WhatsApp pimpinan perguruan tinggi se-NTT sebanyak tiga kali tanpa penjelasan resmi.

Tindakan tersebut dinilai mahasiswa sebagai bentuk ketidakprofesionalan dalam komunikasi kelembagaan dan dianggap berdampak pada marwah institusi pendidikan.

Mahasiswa juga menyoroti langkah LLDIKTI yang kemudian kembali memasukkan Ketua STIKES ke dalam grup tanpa adanya klarifikasi maupun permintaan maaf secara terbuka.

Baca Juga :  Hadiri Halal Bihalal MUI 1447 H, Wali Kota Kupang Tekankan Pentingnya Saling Memaafkan

Bagi BEM, tindakan tersebut menunjukkan tidak adanya keseriusan dalam menyelesaikan persoalan secara transparan dan bertanggung jawab.

Kondisi ini bahkan memicu kecurigaan mahasiswa adanya persoalan yang lebih besar yang sedang disembunyikan oleh pihak LLDIKTI.

Baca Juga :  Dorong Ekonomi Pesisir, Wali Kota Kupang Dorong Dua Kampung Nelayan ke Menteri KKP

Tak hanya itu, mahasiswa juga menilai kehadiran LLDIKTI Wilayah XV dalam berbagai agenda penting kampus sangat minim, termasuk beberapa kali tidak hadir dalam kegiatan wisuda.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NarasiTimor.Com

+ Gabung

  • Bagikan