Fokus utama program ini adalah pengaturan menu berbuka puasa (iftar). Asupan nutrisi dirancang secara detail agar kebutuhan energi terpenuhi tanpa mengganggu kualitas istirahat.
Konsumsi kalori berlebihan pada malam hari dihindari karena berpotensi memengaruhi ritme tidur serta kebugaran saat latihan maupun pertandingan.
Selain itu, aspek hidrasi menjadi perhatian khusus. Pemain sayap kelahiran Rocafonda itu diwajibkan memastikan kebutuhan cairan tubuh tercukupi menjelang laga, termasuk konsumsi minuman elektrolit guna menjaga keseimbangan tubuh.
Penyesuaian jadwal menjadi kunci bagi Yamal dalam menjaga keseimbangan antara kewajiban spiritual dan profesional. Dalam sejumlah wawancara, ia mengungkapkan adanya perubahan rutinitas selama Ramadhan.
Yamal biasanya bangun sekitar pukul empat pagi untuk sahur dengan porsi cukup besar demi menyimpan energi sepanjang hari. Setelah itu, ia dapat kembali beristirahat karena tidak mengikuti jadwal sarapan tim.
Usai menjalani sesi latihan, ia memanfaatkan waktu untuk beristirahat dan beribadah hingga tiba waktu berbuka.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NarasiTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









