Aktivitas tektonik di kawasan Flores Timur memang cukup tinggi karena berada di jalur cincin api (ring of fire), sehingga masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi gempa susulan.
Hingga Kamis, 9 April 2026 pukul 05:40 WIB, dilaporkan terdapat kerusakan bangunan di wilayah Kecamatan Adonara Timur. Namun, belum ada laporan korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Tim terkait masih melakukan pendataan lebih lanjut untuk mengetahui tingkat kerusakan yang terjadi akibat guncangan gempa tersebut.
Hasil monitoring BMKG menunjukkan bahwa hingga pukul 05:40 WIB, telah terjadi sebanyak 48 kali gempa susulan (aftershock).
Hal ini menunjukkan aktivitas seismik di wilayah tersebut masih cukup tinggi.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NarasiTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
