Selain koordinasi di tingkat daerah, komunikasi juga dilakukan dengan pengurus DPP Partai Solidaritas Indonesia, Ronsi Naga, yang selama ini dikenal aktif memperjuangkan hak pendidikan anak-anak yatim piatu di berbagai daerah.
“Kami ingin seluruh kader PSI memiliki kepekaan sosial, terutama menjelang bulan Ramadhan. Kasus-kasus seperti ini harus didata dan dikawal agar tidak ada anak yang terabaikan,” ujar Junaidin.
Ia menegaskan bahwa pendidikan adalah hak konstitusional setiap warga negara yang tidak boleh terhambat persoalan ekonomi.
“Tidak boleh ada anak yang berhenti sekolah karena kekurangan biaya. Di NTT, kami berkomitmen memastikan akses pendidikan tetap terbuka bagi semua,” tegasnya.
Untuk diketahui bahwa dalam sebulan terakhir, PSI Manggarai telah menyalurkan sekitar 100 paket bantuan sosial kepada masyarakat kurang mampu di Kabupaten Manggarai.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NarasiTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
