Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Atasi Kemiskinan dan Stunting, Gubernur NTT Fokus Kembangkan Ekonomi Kerakyatan

Avatar photo
Reporter : Bung Yan Editor: Redaksi
Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, S.Si., Apt

Dengan pengelolaan yang baik, berbagai sektor usaha masyarakat dapat berkembang, pendapatan keluarga meningkat, serta upaya penurunan kemiskinan dan stunting dapat dipercepat.

“Penguatan ekonomi kerakyatan melalui peningkatan produksi pertanian, peternakan, perikanan, pengembangan UMKM, akses permodalan, serta perluasan pasar akan berdampak langsung pada peningkatan pendapatan masyarakat. Ketika pendapatan keluarga meningkat, kemampuan keluarga untuk menyediakan pangan bergizi, layanan kesehatan, serta lingkungan hidup yang layak juga akan semakin baik,” tambah Gubernur Melki.

Sementara itu, Bupati Sumba Timur, Umbu Lili Pekuwali, S.T., M.T., mengungkapkan bahwa tren angka kemiskinan di Kabupaten Sumba Timur menunjukkan penurunan setiap tahun.

Baca Juga :  Dorong Pendidikan Berkualitas, Gubernur NTT Terima Audiensi CHuDS LPPM UNPAR

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), persentase penduduk miskin di daerah tersebut pada tahun 2025 tercatat sebesar 25,64 persen atau sekitar 70.350 jiwa. Angka ini menurun dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 27,04 persen.

Baca Juga :  PSI NTT Bergerak! Junaidin Sebut Pendidikan sebagai Solusi Atasi Kemiskinan

“Meskipun mengalami penurunan, kita harus jujur mengakui bahwa angka ini masih menempatkan Sumba Timur sebagai salah satu kabupaten dengan tingkat kemiskinan tertinggi di Provinsi NTT,” ujarnya.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NarasiTimor.Com

+ Gabung

  • Bagikan