Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Atasi Kemiskinan dan Stunting, Gubernur NTT Fokus Kembangkan Ekonomi Kerakyatan

Avatar photo
Reporter : Bung Yan Editor: Redaksi
Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, S.Si., Apt

Selain persoalan kemiskinan, prevalensi stunting juga masih menjadi perhatian serius. Data terakhir menunjukkan angka stunting di Sumba Timur berada pada kisaran 14,9 persen dengan jumlah sekitar 3.303 balita.

Di sektor pertanian, produktivitas padi sawah pada tahun 2024 mencapai 4,02 ton per hektar, sedangkan jagung mencapai 3,45 ton per hektar.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Sementara itu, di sektor perkebunan terdapat sejumlah komoditas unggulan seperti jambu mete dengan luas areal 7.529 hektar, kelapa 2.003,5 hektar, kemiri 1.406,5 hektar, dan pinang 1.157,2 hektar, dengan total produksi mencapai 7.640,10 ton pada tahun 2024.

Baca Juga :  Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

Potensi besar juga terlihat di sektor peternakan. Pada tahun 2024, populasi ternak di Sumba Timur tercatat sebanyak 41.202 ekor sapi, 38.976 ekor kerbau, 33.352 ekor kuda Sumba, 58.379 ekor kambing, dan 45.512 ekor babi.

Sementara di sektor perikanan, produksi perikanan tangkap mencapai 10.202,29 ton dan produksi rumput laut mencapai 38.731,67 ton.

“UMKM dan ekonomi kreatif merupakan tulang punggung ekonomi masyarakat Sumba Timur. Produk unggulan lokal seperti tenun ikat Sumba yang telah mendunia, madu Sumba, kerajinan tangan, serta berbagai produk olahan pangan lokal memiliki nilai ekonomi yang tinggi,” jelasnya.

Baca Juga :  ARAKSI Akan Temui Pemda, Desak BGN Benahi Pengelolaan MBG di TTS

Menurutnya, program One Village One Product (OVOP), One Student One Product (OSOP), dan One Community One Product (OCOP) yang digagas oleh Gubernur NTT sejalan dengan program pembangunan daerah Sumba Timur, yakni Humba Sejahtera, Humba Mandiri, dan Humba Cerdas.

Bupati Sumba Timur berharap pertemuan ini menjadi titik awal untuk memperkuat gerakan ekonomi kerakyatan berbasis potensi lokal.

Baca Juga :  Optimalkan Lahan Tidur, Gubernur NTT Gandeng Petani Milenial Alumni AICAT Israel

“Kita ingin membangun kesejahteraan masyarakat Sumba Timur dari ladang, dari kandang, dari laut, dan dari tangan-tangan terampil masyarakat,” pungkasnya.

Pertemuan tersebut turut dihadiri anggota DPR RI, unsur Forkopimda, pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Sumba Timur, Sekretaris Daerah dan pimpinan OPD, perwakilan bank Himbara, pelaku UMKM/IKM, perwakilan OVOP, OSOP, dan OCOP, para kepala SMA/SMK se-Kabupaten Sumba Timur, camat, lurah, serta para kepala desa.***

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NarasiTimor.Com

+ Gabung

  • Bagikan