Momentum ini menjadi semakin bermakna karena tidak hanya sebagai rangkaian peringatan Hari Bhayangkara, tetapi juga sebagai ruang refleksi bersama untuk merawat nilai-nilai kebhinekaan di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.
Melalui doa lintas agama tersebut, para tokoh agama, tokoh masyarakat, TNI, Polri, dan pemerintah daerah bersama-sama mengetuk pintu langit, memanjatkan harapan bagi terciptanya Indonesia yang aman, damai, dan sejahtera.
Kapolres Ende berharap sinergitas yang telah terbangun antara Polres Ende, pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh adat, dan seluruh elemen masyarakat dapat terus dipelihara demi menjaga Ende sebagai daerah yang dikenal luas sebagai simbol toleransi dan persatuan bangsa.
“Keamanan dan ketertiban masyarakat hanya dapat terwujud apabila seluruh elemen saling bergandengan tangan, memperkuat persaudaraan, dan menjaga semangat kebersamaan,” tegasnya.
Tepat pukul 11.00 Wita, kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama yang memperlihatkan wajah-wajah penuh kebersamaan dari berbagai latar belakang agama dan profesi. Seluruh rangkaian acara berlangsung aman, tertib, dan penuh kedamaian, mencerminkan indahnya keberagaman yang hidup dan tumbuh di Kabupaten Ende.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NarasiTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









