Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Di Saat Gubernur NTT Tegas Soal Data Kemiskinan, Janda Lansia di Malaka Masih Bertahan di Gubuk Nyaris Roboh

Avatar photo
Reporter : Bung Yan Editor: Redaksi
Maria Bano, 71 tahun Seorang Janda di Dusun Halibobo, Desa Weoe

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Malaka, Stanis Klau Seran, saat ditemui di ruang kerjanya pada Kamis, 19 Februari 2026, menyampaikan bahwa pihaknya akan segera turun ke desa untuk melakukan verifikasi ulang data penerima bantuan sosial.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Menurutnya, tim dari Dinsos bersama pendamping PKH, kepala desa, dan aparatur desa akan memastikan data penerima bantuan benar-benar sesuai dengan kondisi ekonomi masyarakat.

Baca Juga :  Diduga Penjabat Desa Lorotolus dan Camat Wewiku 'Main Mata' dalam Pemberhentian Perangkat Desa

“Kita akan turun untuk verifikasi ulang, supaya tidak ada lagi keributan di masyarakat. Karena selama ini yang terjadi, pendataan tidak sesuai. Ada yang mampu tapi menerima, ada yang tidak mampu tapi tidak menerima,” ujarnya.

Baca Juga :  Cuaca Ekstrem di Wilayah NTT, Ini Daerah yang Berpotensi Hujan Lebat dan Angin Kencang

Ia juga menegaskan bahwa dalam waktu dekat akan dilakukan verifikasi menyeluruh di 127 desa di Kabupaten Malaka agar bantuan sosial benar-benar tepat sasaran.

Namun, bagi Maria Bano, waktu terasa berjalan lebih lambat dari janji. Setiap hari yang berlalu adalah perjuangan untuk bertahan hidup di rumah yang nyaris roboh.

Baca Juga :  Diduga Mabuk, Oknum Pol PP di Malaka Maki Pelayan Depot Sei Babi Ceria

Pertanyaannya sederhana namun menggugah nurani Berapa lama lagi warga miskin ekstrem seperti Maria harus menunggu hingga data benar-benar berpihak pada kenyataan?

Kisah di Desa Weoe ini menjadi pengingat bahwa di balik angka-angka statistik kemiskinan, ada manusia nyata yang menunggu keadilan bukan sekadar janji.***

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NarasiTimor.Com

+ Gabung

  • Bagikan