Dalam operasional sehari-hari, DLH TTS menjalankan program pengelolaan persampahan dan kebersihan dengan menggunakan armada pengangkut sampah yang telah disiapkan untuk mengangkut sampah menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) maupun Tempat Penampungan Sementara (TPS).
Selain itu, DLH juga rutin melaksanakan gerakan “Rabu Bersih” di lingkungan kantor dan area publik, termasuk pembersihan taman kota, trotoar, serta fasilitas umum lainnya.
Namun demikian, Johny mengakui bahwa keterbatasan tenaga menjadi tantangan besar bagi DLH TTS dalam menjangkau seluruh titik pelayanan lingkungan yang ada.
“Tenaga PPPK kami hanya sekitar 72 orang, sementara pekerjaan di lingkungan hidup sangat banyak dan membutuhkan perhatian khusus di berbagai titik,” jelasnya.
Ia menambahkan, pengawasan pengelolaan limbah B3 atau Bahan Berbahaya dan Beracun membutuhkan tenaga ahli yang benar-benar memahami bidang tersebut.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NarasiTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









