narasitimor.com || Gelombang desakan publik terhadap dugaan kasus kekerasan Seksual yang melibatkan oknum anggota Fraksi Partai Golkar di DPRD Kabupaten Kupang kian menguat.
Aliansi Keadilan Untuk Korban membagikan ribuan selebaran di Oelamasi sebagai bentuk tekanan agar proses hukum dan etik berjalan transparan, objektif, serta berpihak pada korban yang disebut mengalami intimidasi dan ancaman.
Koordinator Umum Aliansi Keadilan Untuk Korban, Ama Makin, menyampaikan sikap tersebut saat ditemui di depan Kantor DPRD Kabupaten Kupang, Rabu (25/2/2026).
Ia menilai tidak hadirnya satu pun anggota DPRD saat massa hendak beraudiensi mencerminkan pengabaian terhadap persoalan serius yang telah bergulir sejak 2025 di Badan Kehormatan.
“Kami sangat kecewa. Ini persoalan serius dan sudah lama diproses di Badan Kehormatan, tetapi hingga kini belum ada kejelasan yang adil. Tekanan publik adalah bentuk solidaritas agar korban tidak berjalan sendiri,” tegas Ama Makin.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NarasiTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









