Ia menekankan pentingnya evaluasi terhadap produksi yang sudah berjalan guna memastikan apakah telah mencapai tingkat optimal.
“Kita perlu mengecek kembali produksi yang sudah ada, apakah sudah mencapai tingkat ideal atau belum. Jika belum, maka harus kita tingkatkan dengan teknologi dan metode yang lebih baik,” ujarnya.
Menurut Melki, peningkatan produksi tidak hanya berkaitan dengan kuantitas, tetapi juga kualitas hasil pertanian yang sangat menentukan nilai jual di pasar.
“Produksi harus meningkat, tetapi kualitasnya juga harus bagus. Kalau beras yang kita hasilkan berkualitas baik, tentu harganya juga lebih baik. Begitu juga dengan jagung, jahe, atau komoditas lainnya,” katanya.
Selain itu, ia menyoroti pentingnya hilirisasi produk pertanian agar petani memperoleh nilai tambah dari hasil produksi mereka.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NarasiTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









