“Monitoring ini kami lakukan untuk memastikan proses belajar mengajar tetap aman bagi siswa. Kami juga ingin melihat secara langsung kondisi sekolah, terutama ruangan atau bangunan yang terdampak gempa,” ujar Argi Rumen.
Ia menjelaskan, selain melakukan pemantauan kondisi fisik sekolah, Pemerintah Kecamatan Pulau Ende juga terus memberikan edukasi kepada pihak sekolah agar selalu meningkatkan kewaspadaan. Para guru dan siswa diimbau untuk memahami langkah-langkah yang perlu dilakukan apabila kembali terjadi gempa susulan.
Edukasi tersebut dinilai penting mengingat aktivitas belajar mengajar harus tetap memperhatikan situasi dan kondisi di lapangan. Pihak sekolah diharapkan tidak mengabaikan kondisi bangunan yang mengalami kerusakan dan segera melaporkannya kepada pihak terkait.
“Pemerintah kecamatan terus melakukan edukasi kepada sekolah-sekolah yang ada agar tetap waspada. Kalau ada ruangan yang mengalami kerusakan, harus diperhatikan dan tidak digunakan sebelum dipastikan kondisinya aman,” jelasnya.
Dalam monitoring tersebut, kondisi sejumlah fasilitas sekolah juga menjadi perhatian. Pemerintah kecamatan berupaya mengidentifikasi dampak yang terjadi sehingga dapat menjadi bahan laporan dan dasar untuk mengambil langkah penanganan berikutnya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NarasiTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









