Video ini mulai ramai setelah diunggah ulang oleh salah satu akun media sosial lokal dengan jumlah pengikut yang cukup besar, sehingga dengan cepat menyebar dan memantik beragam respons dari warganet. Tidak sedikit yang menilai tindakan tersebut kurang mencerminkan etika sebagai pelayan publik.
Seorang pengguna media sosial, Vitalasitae, menekankan bahwa sikap dalam pelayanan memiliki dampak besar terhadap persepsi masyarakat.
Menurutnya, respons yang tidak tepat, seperti tertawa di momen tertentu, bisa menimbulkan kesan kurang menghargai warga yang datang dengan kebutuhan penting.
“Bagi petugas mungkin itu hal kecil, tapi bagi masyarakat yang membutuhkan layanan, sikap seperti itu bisa terasa tidak serius. Etika pelayanan bukan hanya soal hasil, tapi bagaimana menghormati setiap orang,” tulisnya.
Komentar lain datang dari Radjaponoputri yang mempertanyakan penggunaan waktu kerja untuk membuat konten, di tengah keluhan masyarakat terkait pelayanan administrasi yang dinilai masih lambat dan berbelit.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NarasiTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
