Lebih lanjut, Hendriana menekankan bahwa melalui inovasi ini, masyarakat tidak hanya datang berobat saat sakit, tetapi juga mendapatkan edukasi kesehatan yang berkelanjutan.
“Dengan pendekatan ini, masyarakat tidak hanya diobati saat sakit, tetapi juga diedukasi untuk menjaga kesehatan dan mencegah penyakit sejak awal,” jelasnya.
Keberadaan ILP di Pustu Umalawain diharapkan mampu menjadi contoh atau model pelayanan kesehatan berbasis masyarakat yang efektif, khususnya di wilayah Kecamatan Weliman, Kabupaten Malaka.
Hendriana Wangge juga optimistis bahwa inovasi ini akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan derajat kesehatan masyarakat, sekaligus memperkuat sistem pelayanan kesehatan di tingkat dasar.
“Inovasi ILP di Pustu Umalawain diharapkan menjadi model pelayanan kesehatan berbasis masyarakat yang efektif, sekaligus meningkatkan derajat kesehatan warga di wilayah Kecamatan Weliman, Kabupaten Malaka,” ungkapnya.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NarasiTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.





