Tema “Kasih di Hari yang Fitri” dinilai sangat relevan dan mencerminkan nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh masyarakat Kota Kupang.
Wali Kota juga mengapresiasi keterlibatan elemen lintas agama dalam kegiatan tersebut, termasuk penampilan paduan suara dari Gereja Katolik St. Fransiskus Asisi Kolhua yang membawakan lagu bernuansa Islami.
Menurutnya, hal tersebut menjadi bukti bahwa keberagaman di Kota Kupang bukanlah penghalang, melainkan kekuatan yang mempersatukan.
Ia pun mengungkapkan rasa bangga atas capaian Kota Kupang yang berhasil masuk dalam 10 besar Indeks Kota Toleran serta meraih penghargaan sebagai Kota Damai dan Inklusif terbaik tingkat nasional.
Lebih lanjut, ia menggambarkan harmoni sebagai keseimbangan dalam keberagaman. Kota Kupang diibaratkan seperti sebuah lagu dan lukisan, di mana perbedaan justru menghadirkan keindahan ketika tersusun secara seimbang.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NarasiTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









