“Iman harus tercermin dalam perbuatan sehari-hari. Pelayanan yang tulus, adil, dan berintegritas merupakan wujud nyata dari iman yang hidup di tengah masyarakat,” tambahnya.
Pada kesempatan tersebut, Wali Kota juga menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan pelaksanaan Ibadah Paskah Oikumene Tahun 2026.
“Selamat merayakan Paskah. Kiranya Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa memberkati setiap langkah pengabdian kita dalam membangun Kota Kupang yang lebih baik,” tutupnya.
Sementara itu, dalam renungannya, Pdt. Charles Bessie menekankan bahwa kebangkitan Kristus menjadi dasar pembaruan hidup yang mendorong terwujudnya pelayanan yang berintegritas, inklusif, dan berorientasi pada kepentingan bersama.
“Kebangkitan Kristus membawa pengharapan dan menjadikan manusia ciptaan baru. Nilai ini harus tercermin dalam pelayanan yang jujur, terbuka, dan membangun,” ungkapnya.
Ibadah Paskah Oikumene berlangsung dengan khidmat dan penuh makna. Kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat persatuan, memperkuat toleransi antarumat beragama, serta meneguhkan semangat pelayanan lintas iman dalam mendukung pembangunan Kota Kupang.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NarasiTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
