NARASITIMOR.COM || Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STIKES Nusantara Kupang menilai klarifikasi yang disampaikan Kepala LLDIKTI Wilayah XV, Adrianus Amheka, tidak menjawab inti persoalan yang sedang dipersoalkan mahasiswa di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Ketua BEM STIKES Nusantara Kupang, Hendrik Rumihin, menegaskan bahwa penjelasan yang disampaikan pihak LLDIKTI justru tidak menyentuh substansi masalah yang sedang diperjuangkan mahasiswa.
Menurut Hendrik, alih-alih menjawab persoalan utama, klarifikasi tersebut justru melebar ke isu lain yang dinilai tidak relevan, termasuk menyinggung soal Program Kartu Indonesia Pintar (KIP).
“Penjelasan Kepala LLDIKTI justru membias ke KIP, padahal itu tidak ada kaitannya dengan masalah yang kami angkat. Adrianus Amheka tidak jujur,” tegas Hendrik.
Ia menilai pembahasan soal KIP dalam forum tersebut terkesan sebagai upaya mengalihkan fokus dari persoalan utama yang sedang dipertanyakan mahasiswa.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NarasiTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
