Indeks

LLDIKTI XV Diduga Tak Transparan, Mahasiswa STIKES Nusantara Kupang Siap Aksi Besar

Reporter : Erick Hello Editor: Redaksi
BEM STIKES Nusantara Kupang menilai klarifikasi Kepala LLDIKTI Wilayah XV Adrianus Amheka tidak menjawab substansi persoalan.

Padahal, menurut Hendrik, pelaksanaan Program KIP di STIKES Nusantara Kupang selama ini berjalan baik dan sangat membantu mahasiswa dalam melanjutkan pendidikan.

“KIP di STIKES Nusantara sangat membantu kami. Tidak ada kerugian yang kami rasakan. Tidak ada pungli. Sehingga apa yang dikatakan Kepala LLDIKTI sangat tidak tepat dan ngawur,” ujarnya.

Hendrik menegaskan bahwa selama mengikuti perkuliahan, mahasiswa tidak pernah menemukan adanya praktik pungutan liar (pungli) di lingkungan kampus.

Ia menjelaskan bahwa seluruh proses administrasi kampus, termasuk pelaksanaan program KIP, berjalan sesuai ketentuan yang berlaku dan dirasakan manfaatnya langsung oleh mahasiswa.

Karena itu, mahasiswa menilai dugaan ataupun pernyataan yang mengaitkan adanya pungli di kampus tersebut tidak sesuai dengan realita yang mereka alami di STIKES Nusantara Kupang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NarasiTimor.Com

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version