Dalam sambutannya, Wali Kota Kupang menyampaikan apresiasi tinggi kepada Komunitas Beta Bersih yang dinilai tidak hanya menghadirkan gagasan, tetapi juga kontribusi nyata dalam bentuk tenaga dan dukungan dana.
Ia menegaskan bahwa total hadiah Rp100 juta menjadi simbol kecintaan warga terhadap Kota Kupang.
Menurutnya, persoalan sampah tidak bisa dibebankan sepenuhnya kepada pemerintah. Dibutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.
Ia menekankan bahwa kota akan maju jika warganya ikut bergerak bersama, bukan hanya mengandalkan kepemimpinan semata.
Wali Kota juga mengupas makna filosofis nama “Beta Bersih”. Kata “beta” yang berarti “saya” menjadi refleksi bahwa perubahan harus dimulai dari diri sendiri. Kesadaran individual, menurutnya, adalah fondasi utama membangun budaya kebersihan yang berkelanjutan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NarasiTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
