Menurutnya, persoalan seperti stunting tidak cukup ditangani dari sisi anak semata, tetapi perlu dilihat secara menyeluruh mulai dari kondisi orang tua, aspek kesehatan, pendidikan, hingga validitas data perlindungan sosial.
Ia menekankan bahwa akurasi data perlindungan menjadi fondasi utama dalam merumuskan kebijakan yang tepat sasaran.
“Jika data keliru, maka arah kebijakan juga bisa melenceng. Ketika keluarga kurang mampu sudah terdata dengan baik, maka intervensi dari berbagai dinas akan lebih terarah. Dampaknya sangat besar,” tegasnya.
Wali Kota juga mengapresiasi pendekatan komprehensif dalam penyusunan Grand Design tersebut.
Ia menilai dokumen ini mampu menjawab tantangan selama ini, terutama praktik perencanaan yang cenderung bersifat top-down.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NarasiTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









