Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Grand Design Kependudukan 2025–2045 Diserahkan, Wali Kota Kupang Tekankan Perencanaan Tepat Sasaran

Avatar photo
Reporter : Bung Yan Editor: Redaksi
Wali Kota Kupang, Christian Widodo terima Tim Grand Design

Ia menekankan pentingnya pendekatan bottom-up yang berbasis kebutuhan riil masyarakat, kajian akademis, serta analisis permasalahan yang mendalam.

Karena itu, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Kupang diminta menjadikan blueprint GDPK sebagai rujukan utama dalam menyusun program dan kegiatan, agar selaras dengan kebutuhan masyarakat dan berbasis kajian ilmiah.

Dokumen GDPK ini juga memuat peta jalan (roadmap) lima pilar pembangunan kependudukan yang telah diintegrasikan dengan target kinerja pembangunan daerah dalam RPJMD, sehingga memudahkan proses monitoring dan evaluasi capaian setiap tahun.

Baca Juga :  Undana Kucurkan Dana Riset Rp1 Miliar, Pemkot Kupang Siapkan Program Pembangunan 2026

Menutup kegiatan tersebut, Wali Kota kembali menegaskan komitmennya untuk mengoptimalkan pemanfaatan dokumen tersebut serta membuka ruang kolaborasi berkelanjutan bersama kalangan akademisi dan tim penyusun dalam merumuskan kebijakan pembangunan ke depan.

Baca Juga :  Di Ibadah Paskah Oikumene, Wali Kota Kupang Tekankan Integritas ASN, Ada Pesan Penting!

“Kita membutuhkan gagasan dan pemikiran yang kuat agar kebijakan yang dihasilkan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat dan membawa Kota Kupang semakin maju,” ujarnya.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NarasiTimor.Com

+ Gabung

  • Bagikan