Wali Kota juga mengingatkan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari infrastruktur, tetapi juga dari kualitas kehidupan masyarakat, seperti kerukunan, saling menghormati, dan kebahagiaan warga.
Pada kesempatan tersebut, ia mengajak seluruh jemaat untuk terus memelihara semangat pengharapan dalam kehidupan.
“Tanpa harapan, manusia kehilangan makna hidup. Karena itu, mari kita jaga nyala harapan dalam hati kita,” pesannya.
Sebagai bentuk dukungan, Pemerintah Kota Kupang berkomitmen memberikan bantuan sebesar Rp30 juta kepada Jemaat GMIT Kaisarea, yang direncanakan direalisasikan melalui perubahan anggaran tahun 2026.
Bantuan tersebut diharapkan dapat menunjang pengembangan fasilitas gereja, termasuk rencana pembangunan klinik pelayanan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NarasiTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









