Ia menyebut, pemenuhan pangan tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan hidup, tetapi juga menyangkut martabat dan daya tahan keluarga.
Menurutnya, keluarga yang kuat akan melahirkan masyarakat yang tangguh, dan pada akhirnya mendorong kemajuan Kota Kupang.
Karena itu, pembangunan harus dimulai dari individu, kemudian keluarga, hingga masyarakat secara luas.
Wali Kota juga menegaskan pentingnya perhatian terhadap masyarakat yang membutuhkan sebagai fondasi utama pembangunan.
Ia menyatakan komitmennya untuk tetap hadir di tengah masyarakat, meskipun di tengah keterbatasan waktu, sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pembangunan tidak dapat dilakukan secara sendiri oleh pemerintah.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NarasiTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









