Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Tak Sekadar Seremoni, Bantuan Pangan Jadi Bukti Negara Peduli Warga Kota Kupang

Avatar photo
Reporter : Yan Bere Editor: Redaksi
Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo

Peningkatan ini juga diiringi perluasan cakupan penerima dari desil 1–3 menjadi desil 1–4. Program ini dinilai tidak hanya membantu meringankan beban masyarakat, tetapi juga berkontribusi dalam menjaga stabilitas harga serta mengendalikan inflasi.

Mengakhiri sambutannya, Wali Kota mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga semangat kebersamaan dalam membangun Kota Kupang.

Ia mengibaratkan pembangunan sebagai perjalanan panjang yang membutuhkan kerja sama dan solidaritas agar tujuan bersama dapat tercapai.

Sementara itu, Pemimpin Perum Bulog Kanwil NTT, Arahim K. Kanam, dalam laporannya menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Kupang atas dukungan terhadap pelaksanaan program ketahanan pangan.

Ia menyebutkan bahwa peluncuran di Kota Kupang menjadi penyaluran perdana di NTT untuk tahun 2026.

Baca Juga :  Paparan LKPJ, Wali Kota Kupang Fokus pada Peningkatan Layanan dan Ekonomi Daerah

Program bantuan pangan tahun ini merupakan alokasi Februari–Maret 2026 dengan target penyaluran 100 persen kepada seluruh penerima. Setiap penerima manfaat mendapatkan beras 20 kilogram dan minyak goreng 4 liter.

Data penerima mengacu pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dari Kementerian Sosial, dengan cakupan yang diperluas hingga desil 1–4.

Baca Juga :  Hadiri HUT GMIT Moria Liliba ke-28, Wakil Wali Kota Kupang Tekankan Semangat Kebangkitan

Secara keseluruhan di NTT, jumlah penerima meningkat dari 605.391 menjadi 837.612 orang, sementara di Kota Kupang naik dari 21.203 menjadi 39.809 penerima.

Distribusi bantuan juga didukung sistem digital berbasis aplikasi yang memungkinkan pemantauan secara real time oleh pemerintah pusat, sehingga menjamin transparansi dan akuntabilitas penyaluran.***

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NarasiTimor.Com

+ Gabung

  • Bagikan