“Kita tidak bisa lagi membuat kebijakan secara top down. Kalau masyarakat butuh apel, jangan diberi jeruk. Supaya program tepat guna, maka riset menjadi kebutuhan utama,” ujarnya.
Ia berharap hasil penelitian tidak berhenti sebagai dokumen akademik semata, tetapi benar-benar diimplementasikan dalam kebijakan konkret yang memberikan dampak langsung bagi warga.
“Penelitian jangan hanya tersimpan di rak perpustakaan. Harus diwujudkan dalam kebijakan nyata yang menyentuh kehidupan masyarakat,” tegasnya.
Wali Kota juga membuka peluang kolaborasi lanjutan dengan Undana, termasuk memberi ruang bagi perangkat daerah untuk mengusulkan sektor prioritas yang memerlukan kajian ilmiah mendalam.
Sementara itu, Rektor Undana menjelaskan bahwa dukungan riset tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab moral perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan daerah.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NarasiTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
