Dunia boleh berbicara tentang krisis global dan perubahan iklim, tetapi di NTT, krisis itu punya wajah yang sangat konkret.
Ia hadir dalam kemiskinan yang tak kunjung surut, angka stunting yang mengintai masa depan generasi, dan krisis air yang seperti warisan pahit yang terus diturunkan.
Di sinilah Paskah menemukan maknanya yang paling jujur.
Kubur kosong bukan sekadar simbol kemenangan spiritual, tetapi perlawanan terhadap segala bentuk penindasan yang membelenggu rakyat kecil. Salib hari ini bukan lagi kayu di Golgota, melainkan realitas sosial yang kita lihat dan rasakan setiap hari.
Jika Kristus memilih jalan penderitaan untuk menebus manusia, maka iman kita seharusnya tidak nyaman. Ia harus gelisah. Ia harus bergerak. Dan di situlah kehadiran GAMKI diuji, apakah ia benar-benar hadir sebagai jawaban, atau hanya menjadi penonton yang fasih berbicara?
Menanam Air, Menanam Harapan
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NarasiTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
