“Pendekatan kawasan seringkali tidak mudah, tetapi budaya mampu menyambungkan. Ini kekuatan yang harus kita manfaatkan untuk mendorong perputaran ekonomi,” lanjutnya.
Gubernur juga menggarisbawahi pentingnya pengelolaan ekonomi yang terstruktur agar potensi besar masyarakat Lamaholot tidak berhenti pada simbol budaya semata, melainkan mampu menciptakan nilai tambah dan kesejahteraan.
Ia berharap, ikatan kekerabatan yang selama ini menjadi ciri khas masyarakat Lamaholot dapat diarahkan menjadi kekuatan yang lebih produktif, inovatif, dan berkontribusi nyata dalam pembangunan Nusa Tenggara Timur.
Sementara itu, Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma dalam kapasitasnya sebagai Penasihat Keluarga Besar Lamaholot mengajak seluruh masyarakat Lamaholot untuk terus menghidupkan nilai-nilai positif dalam kehidupan bermasyarakat.
“Kita harus terus menggaungkan semangat Lamaholot untuk membangun daerah ini. Tangguh, cerdas, pekerja keras, jujur, dan disiplin harus menjadi identitas kita bersama,” ujarnya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NarasiTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
