NARASITIMOR.COM || Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melkiades Laka Lena, menegaskan bahwa kekuatan budaya Lamaholot harus ditransformasikan menjadi kekuatan ekonomi yang nyata dan produktif bagi pembangunan daerah.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam Pembukaan Festival Lamaholot di GOR Oepoi Kupang, Jumat (10/4), yang turut dihadiri oleh Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma, Anggota DPR RI Ahmad Yohan, Ketua DPRD NTT Emilia Nomleni, para Bupati dari wilayah Lamaholot, serta Ketua Keluarga Besar Lamaholot Kupang Don Ara Kian, bersama segenap anggota Keluarga Besar Lamaholot Kupang.
Dalam arahannya, Gubernur menekankan bahwa Lamaholot memiliki modal sosial dan budaya yang sangat kuat, yang jika dikelola secara tepat dapat menjadi penggerak ekonomi masyarakat.
“Lamaholot adalah kekuatan budaya yang luar biasa. Ini bisa berkembang menjadi kekuatan ekonomi yang besar jika kita kelola dengan baik dan terarah,” tegas Gubernur.
Ia mengakui bahwa pendekatan pembangunan berbasis wilayah kerap menghadapi berbagai kendala, namun pendekatan berbasis budaya justru memiliki daya rekat yang kuat dalam menyatukan masyarakat lintas daerah.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NarasiTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
