Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Operasi Patuh Turangga 2026 Selama 14 Hari, Simak Imbauan Kapolres TTS

Avatar photo
Reporter : Erick HelLo Editor: Redaksi
Polres TTS Gelar Operasi Patuh Turangga 2026

Operasi ini dilaksanakan melalui pendekatan preemtif, preventif, dan represif dengan mengedepankan prinsip humanis dan edukatif. Penegakan hukum juga didukung sistem elektronik, sedangkan penindakan manual dilakukan terhadap pelanggaran tertentu yang berpotensi menyebabkan kecelakaan dan belum terjangkau sistem elektronik.

Dalam amanat Kapolda NTT, seluruh personel yang terlibat diminta melaksanakan tugas secara humanis, edukatif, dan persuasif. Petugas juga diingatkan agar menghindari tindakan arogan maupun perilaku kontraproduktif yang dapat merusak kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian.

Operasi Patuh Turangga tidak hanya berorientasi pada penindakan, tetapi juga menjadi sarana edukasi untuk membangun budaya tertib berlalu lintas.

Karena itu, sosialisasi keselamatan berkendara diminta terus digencarkan melalui media massa, media sosial, serta penyuluhan langsung ke sekolah, kampus, komunitas pengemudi ojek daring, dan sopir angkutan umum.

Baca Juga :  Ini Daftar Pejabat Eselon II yang Dilantik Bupati TTS Eduard Markus Lioe

Perhatian khusus juga diberikan pada jalur lintas antarkabupaten di NTT yang rawan kecelakaan lalu lintas.

Melalui Operasi Patuh Turangga 2026, masyarakat diharapkan semakin disiplin, mematuhi rambu dan aturan lalu lintas, serta mengutamakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Baca Juga :  Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang Ancam Sejumlah Wilayah NTT, Ini Daftar Daerah Terdampak!

Pengendara diimbau melengkapi surat-surat kendaraan, menggunakan helm berstandar SNI atau sabuk pengaman, mematuhi batas kecepatan, dan tidak menggunakan telepon genggam saat berkendara.Keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab bersama.***

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NarasiTimor.Com

+ Gabung

  • Bagikan