Demi keselamatan, sejumlah warga memilih meninggalkan rumah mereka dan mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Salah satu korban terdampak, Hepsi Snae, mengungkapkan bahwa hujan yang turun tanpa henti selama beberapa hari terakhir membuat kondisi tanah menjadi labil hingga akhirnya bergeser dan merobohkan rumah warga.
“Hujannya terus-menerus, tanah jadi bergerak. Tiba-tiba rumah kami ambruk. Sekarang kami menumpang di rumah keluarga,” ujarnya dengan nada sedih.
Selain kehilangan tempat tinggal, warga juga harus merelakan sebagian besar harta benda mereka yang tertimbun longsor. Meski sempat menyelamatkan beberapa barang, banyak di antaranya rusak akibat tertimbun material tanah.
“Kami sempat selamatkan beberapa barang, tapi sebagian besar rusak,” tambahnya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NarasiTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









