Berdasarkan data di lapangan, lima rumah warga kini rata dengan tanah. Selain itu, akses jalan utama di dusun tersebut tertutup material longsor, menyulitkan mobilitas warga serta distribusi bantuan.
Sebanyak 29 jiwa dari lima kepala keluarga kini terpaksa mengungsi dan tinggal sementara di rumah kerabat dengan kondisi serba terbatas.
Kaur Pemerintahan Desa Lobus, Hilarius Tiumlafu, menjelaskan bahwa bencana ini terjadi akibat curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir.
“Hujan terus, kakak. Ini baru berhenti sekitar dua jam tadi,” ujarnya saat ditemui di lokasi.
Ia menambahkan, pemerintah desa telah bergerak cepat dengan melaporkan kejadian tersebut kepada Pemerintah Kabupaten TTS melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NarasiTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









