Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Viral di Medsos, Staf Dukcapil TTS Diduga Buat Konten Saat Jam Kerja

Avatar photo
Reporter : Erick Hello Editor: Redaksi
Tangkapan Layar Video Di Akun Instagram ntt.terkini memperlihatkan salah satu staf dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kab. Timor Tengah Selatan Membuat Konten di Jam Kerja

Menanggapi polemik tersebut, Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten TTS, Jeims Kase, saat dikonfirmasi pada Rabu (1/4/2026), membenarkan kejadian itu dan langsung mengambil langkah cepat.

“Saya sudah melihat videonya dan memanggil yang bersangkutan untuk klarifikasi,” ujarnya.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Ia menjelaskan bahwa berdasarkan hasil penelusuran internal, tindakan tersebut merupakan kekeliruan individu, meskipun tetap melanggar standar operasional prosedur (SOP) pelayanan.

Baca Juga :  Mafia Kuota Sapi Menggurita di TTS? 42 Ribu Ekor Keluar, Uang Rp12 Miliar Mengalir

“Mungkin awalnya hanya untuk hiburan, tapi berdampak negatif bagi institusi,” jelasnya.

Jeims juga menegaskan bahwa kejadian tersebut berlangsung saat jam kerja, sehingga menjadi pelanggaran serius dalam konteks pelayanan publik. Ia pun menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat.

Baca Juga :  750 Pemuda GMIT Ikut Camp Klasis Soe 2026, Bahas Lingkungan hingga Bahaya Seks Bebas

“Kami mohon maaf kepada masyarakat yang merasa tidak nyaman. Ini menjadi evaluasi bagi kami,” tegasnya.

Sebagai langkah lanjutan, pihaknya telah memberikan teguran keras kepada staf terkait dan mengingatkan seluruh pegawai agar tidak menggunakan media sosial saat melayani masyarakat.

Baca Juga :  Semangat Bhayangkara Menggema di Pantai Kota Raja, Polres Ende Gelar Olahraga Bersama Penuh Keakraban

“Kami ingin memastikan pelayanan tetap profesional dan fokus kepada kebutuhan masyarakat,” tambahnya.

Untuk sementara waktu, staf tersebut dipindahkan dari bagian front office ke back office guna menjalani pembinaan.

Jeims juga mengungkapkan bahwa yang bersangkutan merupakan tenaga outsourcing yang diperbantukan karena keterbatasan sumber daya manusia.***

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NarasiTimor.Com

+ Gabung

  • Bagikan