Beberapa isu utama yang disampaikan antara lain krisis air bersih, dua dusun di Desa Pene Utara yang belum teraliri listrik, serta kebutuhan dukungan dana untuk pengembangan usaha UMKM.
Ketua Komisi II DPRD TTS, Samuel D.Y. Sanam, S.H, menyampaikan apresiasi kepada Yayasan CIS Timor Indonesia dan para perempuan yang telah aktif menjadi kelompok dampingan.
“Kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Yayasan CIS Timor Indonesia dan mama-mama yang sudah memberi diri menjadi kelompok dampingan,” ujar Samuel.
Ia mengaku awalnya mengira audiensi tersebut akan berujung aksi demonstrasi, namun yang terjadi justru penyampaian usulan secara lengkap dan terstruktur.
“Awalnya kami kira CIS Timor mau membawa ibu-ibu untuk demo, tapi ternyata yang terjadi justru penyampaian usulan yang sangat lengkap dengan penjelasannya,” katanya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NarasiTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









