Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Dorong UMKM Naik Kelas, Direktur Utama Bank NTT Minta KUR Tepat Sasaran

Avatar photo
Reporter : Desy Charmelia Editor: Redaksi
Direktur Utama Bank NTT, Charlie Paulus

narasitimor.com || Direktur Utama Bank NTT, Charlie Paulus, menegaskan bahwa Kredit Usaha Rakyat (KUR) merupakan instrumen penggerak ekonomi daerah, bukan bantuan cuma-cuma dari pemerintah.

Penegasan tersebut disampaikannya dalam diskusi publik Hari Pers Nasional 2026 yang dirangkaikan dengan peringatan HUT ke-80 Persatuan Wartawan Indonesia, di Aula Rumah Jabatan Gubernur Nusa Tenggara Timur.

Charlie menjelaskan bahwa KUR adalah fasilitas pinjaman yang diperuntukkan khusus bagi kegiatan produktif. Karena itu, dana tersebut tidak boleh digunakan untuk kebutuhan konsumtif pribadi.

Baca Juga :  Paparan LKPJ, Wali Kota Kupang Fokus pada Peningkatan Layanan dan Ekonomi Daerah

“KUR bukan program bagi-bagi uang. Ini kredit yang harus digunakan untuk usaha dan wajib dikembalikan. Jika tidak dimanfaatkan secara produktif, maka tujuan program ini tidak akan tercapai,” tegasnya.

Baca Juga :  Melki Laka Lena Puji Peran KSP Kopdit Pintu Air dalam Mendorong Kemandirian Ekonomi Warga

Ia memaparkan, program KUR dirancang untuk membuka akses permodalan bagi pelaku usaha kecil dan mikro yang selama ini kesulitan memperoleh pembiayaan dari lembaga keuangan formal.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NarasiTimor.Com

+ Gabung

  • Bagikan