Dengan suku bunga sekitar 6 persen dan plafon pinjaman hingga Rp100 juta, program tersebut dinilai cukup ringan dan terjangkau.
Selain pekerja migran, penyaluran KUR tahun ini juga diprioritaskan untuk sektor-sektor produktif yang menopang ekonomi daerah, seperti pertanian, peternakan, dan usaha mikro berbasis pangan.
Charlie menambahkan, KUR terdiri atas kredit modal kerja untuk kebutuhan operasional usaha serta kredit investasi yang digunakan untuk pembelian aset tetap atau pengembangan fasilitas usaha.
Saat ini, Bank NTT memiliki 222 jaringan kantor yang tersebar di berbagai wilayah NTT. Jaringan tersebut akan terus dioptimalkan guna memperluas akses pembiayaan hingga ke sentra-sentra ekonomi dan pelaku UMKM di tingkat kecamatan.
“Kami ingin KUR benar-benar menjadi instrumen penguatan ekonomi masyarakat, bukan sekadar program sesaat,” pungkas Charlie.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NarasiTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








