Menurutnya, penurunan tersebut terjadi meskipun pemerintah pusat tengah melakukan efisiensi dana transfer ke daerah.
Oleh karena itu, ia meminta Ketua Tim Pendataan dan Penanggulangan Kemiskinan Terpadu, Johny E. Ataupah, untuk mempercepat penyelesaian data kemiskinan agar program bantuan pemerintah dapat tepat sasaran.
“Program ini akan berjalan lebih baik jika Pemerintah Provinsi NTT dan Pemerintah Kabupaten Sumba Barat dapat terhubung dengan baik, bahkan hingga seluruh kabupaten/kota di NTT,” tambahnya.
Sementara itu, Bupati Sumba Barat, Yohanes Dade, menyatakan bahwa persoalan kemiskinan dan stunting masih menjadi tantangan besar yang membutuhkan kolaborasi lintas sektor.
Pemerintah Kabupaten Sumba Barat, kata dia, telah menempuh sejumlah langkah strategis, antara lain melakukan intervensi terhadap kelompok masyarakat yang mengalami masalah gizi, memastikan alokasi sumber daya untuk mendukung kegiatan prioritas, serta memperkuat kerja sama lintas sektor guna mempercepat pencegahan stunting.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NarasiTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








