Indeks

ARAKSI NTT Klarifikasi Dugaan Rp15 Juta, Sebut Tidak Ada Unsur Pemerasan

Reporter : Erick Hello Editor: Redaksi
Aliansi Rakyat Anti Korupsi Indonesia (Araksi NTT)

Ia mengaku sempat menghitung jumlah uang tersebut namun tidak menggunakannya hingga saat ini.

“Saya simpan karena sadar ini bisa menimbulkan persoalan hukum,” tegasnya.

Alfred Baun menegaskan kesiapannya untuk mengembalikan uang tersebut kepada pihak SD Inpres Tubuhue.

“Saya siap kembalikan kapan saja kepada pihak sekolah,” ujarnya.

Ia juga meminta agar proses hukum berjalan secara objektif dan adil, serta mempertanyakan dasar pelaporan dugaan pemerasan yang baru muncul setelah pemberian uang dilakukan.

Sementara itu, media kembali berupaya mengonfirmasi dugaan pemerasan kepada Kepala SD Inpres Tubuhue, Nimrot Fallo. Namun, saat dihubungi melalui telepon tidak mendapat respons. Pesan WhatsApp yang dikirim pun telah terbaca, tetapi tidak dibalas.***

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NarasiTimor.Com

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version