Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Bukan Sekadar Takbiran, Wali Kota Kupang Ungkap Makna Spiritual yang Jarang Disadari

Avatar photo
Reporter : Yan Editor: Redaksi
Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo

“Harmoni bukan berarti sama, tetapi seimbang. Kita tidak harus menyeragamkan, namun bisa hidup berdampingan dengan saling menghormati. Seperti nada dalam lagu dan warna dalam lukisan, perbedaan itulah yang membuat kita indah,” jelasnya.

Ia juga menyoroti praktik toleransi yang nyata di tengah masyarakat, seperti aktivitas berburu takjil di sekitar gereja tanpa mengganggu umat yang beribadah, hingga pembagian hampers oleh peserta pawai ke gereja-gereja.

“Di mana pun saya sampaikan, inilah wajah kita. Kita hidup dalam harmoni. Kota Kupang adalah rumah bersama yang damai, inklusif, dan penuh kasih,” tambahnya.

Baca Juga :  Dorong Pelaku Usaha Lebih Maju, Pemkot Apresiasi Expo UMKM di Festival Paskah GMIT

Mengakhiri sambutannya, Wali Kota Kupang menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Kota Kupang, sekaligus mengajak semua pihak untuk terus menjaga kerukunan dan persaudaraan.

Baca Juga :  Kembali Raih Prestasi, Wali Kota Kupang Terima Penghargaan dari Menteri Hukum RI

“Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Mari kita terus merawat harmoni dan kebersamaan di Kota Kupang yang kita cintai,” pungkasnya.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NarasiTimor.Com

+ Gabung

  • Bagikan