Menurutnya, koperasi hadir sebagai solusi konkret berbasis semangat gotong royong untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat.
“Koperasi seperti KSP Kopdit Swasti Sari telah banyak membantu Pemerintah Kota Kupang, khususnya di sektor ekonomi. Saat banyak masyarakat terjerat pinjaman online dan praktik tengkulak, koperasi menjadi jawaban yang menyejukkan,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa koperasi bukan sekadar lembaga keuangan, melainkan representasi nilai kebersamaan yang dibangun atas dasar kepercayaan, keterbukaan, dan tata kelola profesional. Kekuatan koperasi, lanjutnya, terletak pada komitmen dan konsistensi dalam menjaga integritas lembaga.
“Tidak ada kebersamaan tanpa kepercayaan. Kepercayaan lahir dari keterbukaan dan profesionalitas. Komitmen memang penting, tetapi konsistensi adalah kunci keberhasilan. Without commitment, you will never start. And without consistency, you will never finish what you have started,” tegasnya.
Wali Kota juga mengingatkan pentingnya penguatan tata kelola dan sistem pengawasan agar koperasi tetap sehat, kredibel, dan berkelanjutan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NarasiTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
