Indeks

Meriah dan Penuh Makna, Ini yang Disampaikan Wali Kota di Pawai Ogoh-Ogoh Kupang

Reporter : Yan Editor: Redaksi
Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo

Ia mengibaratkan kehidupan yang tanpa jeda seperti perangkat yang terus digunakan tanpa henti, sehingga membutuhkan waktu untuk berhenti agar kembali optimal.

Sementara itu, Wakil Ketua II PHDI Kota Kupang, I Gusti Ngurah Suarnawa, menjelaskan bahwa rangkaian Nyepi diawali dengan upacara Tawur Kesanga sebagai upaya penyucian alam dan diri manusia serta menjaga keseimbangan antara manusia, alam, dan Tuhan.

Ia menambahkan, pawai ogoh-ogoh menjadi simbol pembersihan diri dari sifat-sifat negatif sebelum umat Hindu menjalani Catur Brata Penyepian selama 24 jam.

Ketua Panitia, I Wayan Gede Astawa, dalam laporannya menyebutkan bahwa rangkaian kegiatan Nyepi tahun ini meliputi donor darah, berbagi takjil dan buka puasa bersama, upacara Melasti, hingga puncaknya Tawur Kesanga dan pawai ogoh-ogoh yang menampilkan empat ogoh-ogoh.

Kegiatan ini terlaksana berkat dukungan Pemerintah Kota Kupang, aparat keamanan, organisasi keagamaan, serta partisipasi aktif umat Hindu dan masyarakat lintas agama.***

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NarasiTimor.Com

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version