Permasalahan sampah plastik yang selama ini menjadi tantangan lingkungan, menurutnya, kini dapat diubah menjadi sumber nilai tambah dan peluang usaha.
“Atas nama Pemerintah Kota Kupang, kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya. Dalam setiap keterbatasan selalu ada solusi, dan dalam setiap hambatan tersimpan peluang. Sampah yang hari ini menjadi persoalan, bisa menjadi produk bernilai ekonomi,” tegasnya.
Wali Kota juga mendorong Kelompok Usaha Ecofun BS agar memanfaatkan bantuan sarana dan pelatihan secara maksimal.
Ia bahkan menyatakan secara pribadi memesan dua set sofa hasil produksi kelompok tersebut serta meminta agar salah satu produk dipajang di Dekranasda Kota Kupang sebagai etalase promosi kerajinan lokal.
Sementara itu, Gubernur Emanuel Melkiades Laka Lena menegaskan bahwa Program OVOP merupakan strategi kolaboratif antara pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan hingga ke tingkat desa dan kelurahan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NarasiTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
